Kunjungan piat 6 pada sesi bersama kepengasuhan MTW PIAT Pusat Putra

kunjungan-piat-6


TENGARAN, 23 April 2026 — Kegiatan Studi Banding PIAT 6 Bondowoso ke Pesantren Islam Al-Irsyad (PIAT) Tengaran Pusat resmi berlangsung pada 18–19 April 2026. Langkah strategis ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi sekaligus menyelaraskan standar mutu pendidikan antar cabang. Melalui kunjungan ini, delegasi dari Bondowoso fokus mempelajari sistem pengajaran modern dan manajemen pengasuhan santri putra yang telah teruji di pusat.

Selama dua hari penuh, para peserta mengikuti agenda diskusi yang sangat padat dan intensif. Mereka membedah secara rinci pola manajemen pendidikan mulai dari tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTW) hingga Madrasah Aliyah (MA). Selanjutnya, tim pengajar dari PIAT 6 Bondowoso melakukan observasi langsung di dalam kelas untuk melihat implementasi kurikulum secara riil. Upaya ini dilakukan guna memastikan bahwa kualitas akademik di PIAT 6 tetap konsisten dan kompetitif.

Urgensi Studi Banding PIAT 6 Bondowoso dalam Sektor Pengasuhan

Sektor pengasuhan menjadi daya tarik utama dalam agenda Studi Banding PIAT 6 Bondowoso kali ini. Pihak sekolah menyadari bahwa karakter santri dibentuk dari disiplin asrama yang kuat. Oleh karena itu, delegasi mendalami SOP (Standard Operating Procedure) manajemen asrama di unit MTW dan MA. Mereka mengamati bagaimana para pembina mendampingi santri dalam aktivitas harian, mulai dari ibadah hingga kemandirian.

Interaksi langsung dengan para pengasuh di PIAT Tengaran Pusat memberikan wawasan baru bagi utusan dari PIAT 6 Bondowoso. Mereka mempelajari teknik resolusi konflik santri dan metode motivasi yang efektif. Akibatnya, banyak inovasi manajemen asrama yang kini siap diadaptasi untuk meningkatkan kenyamanan santri di PIAT 6 Bondowoso.

Pesan Mudir dan Harapan Masa Depan

Ust. Hajid Thalib, selaku Plt. Mudir PIAT 6 Bondowoso, menyatakan rasa syukurnya atas kesempatan ini. “Alhamdulillah, melalui kegiatan Studi Banding PIAT 6 Bondowoso ini, kami mendapatkan banyak ilmu untuk mengembangkan lembaga agar lebih maksimal. Ilmu ini sangat autentik karena kami dapatkan langsung dari sumbernya di pusat,” tuturnya.

Beliau juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas sambutan hangat dari pihak PIAT Tengaran Pusat. Jamuan dan keterbukaan informasi yang diberikan menjadi bukti kuatnya persaudaraan di lingkungan Al-Irsyad. Harapannya, sinergi ini mampu mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga berakhlak mulia sebagai calon dai.

Peran Balitbangwas dalam Monitoring Kualitas

Pasca kegiatan Studi Banding PIAT 6 Bondowoso, tahap selanjutnya adalah implementasi dan evaluasi. Pihak Balitbangwas akan mengambil peran penting dalam memantau perkembangan di lapangan. Evaluasi berkala akan dilakukan untuk memastikan bahwa poin-poin yang didapat selama studi banding benar-benar diterapkan secara efektif.

Monitoring ini mencakup standarisasi mutu guru, efektivitas pengajaran di kelas, hingga kedisiplinan di area asrama. Dengan pengawasan yang ketat dari Balitbangwas, diharapkan gap kualitas antar cabang Pesantren Islam Al-Irsyad (PIAT) Tengaran dapat diminimalisir. Langkah progresif ini menjadi bukti komitmen Pesantren Islam Al-Irsyad (PIAT) Tengaran Pusat dalam menjaga kepercayaan wali santri di seluruh Indonesia.

Comments are disabled