BONDOWOSO, 22 Desember 2025 – Badan Penelitian, Pengembangan, dan Pengawasan (Balitbangwas) Pesantren Islam Al-Irsyad resmi memulai agenda tahunan Pertemuan Pusat dan Cabang ke-10. Perhelatan yang mempertemukan seluruh elemen pimpinan unit pendidikan PIAT ini digelar di PIAT 6 Bondowoso (Yayasan An-Nawawi) dengan fokus utama transformasi pendidikan Islam menghadapi tantangan zaman.
Visi Pendidikan: Kecerdasan Holistik di Era Digital
Ketua Balitbangwas, Ustaz Yusuf Utsman Baisa, Lc., secara resmi membuka acara tersebut. Dalam sambutannya, beliau memberikan arahan strategis mengenai posisi pesantren di tengah pesatnya perkembangan teknologi. Beliau menekankan bahwa kemunculan Artificial Intelligence (AI) tidak boleh menggantikan esensi pendidik dalam membentuk karakter manusia.
“Pendidikan kita ke depan tidak boleh hanya bersandar pada pengetahuan teknis, karena hal tersebut sudah terwakili oleh AI. Tugas utama kita adalah memberikan kecerdasan dan kedewasaan holistik, baik jasmani maupun rohani. Tujuan akhir dari pendidikan ini adalah melahirkan manusia yang adil dan beradab,” tegas Ustaz Yusuf sebelum mengetuk meja tanda diresmikannya acara.
Capaian Strategis dan Penyeragaman Kurikulum
Mudir PIAT Pusat, Ustaz Dr. Ujang Pramudiarto, Lc., M.Pd.I., memaparkan laporan perkembangan institusi yang kini telah membina sekitar 4.780 santri di pusat dan cabang. Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan pesan penting mengenai standarisasi kualitas pendidikan.
“Kami menekankan pentingnya penyeragaman Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar (KIKD) untuk ujian kepondokan di seluruh cabang. Ini adalah langkah krusial untuk menjaga mutu lulusan kita yang saat ini sudah menembus 17 negara. Untuk Arab Suadi ada 26 kampus yang memberikan beasiswa, saat ini santri lulusan Al Irsyad Tengan baru tembus 17 kampus di Arab Saudi,” papar Dr. Ujang. Beliau juga mengingatkan pentingnya kepatuhan terhadap regulasi Kemenag dan pengawas madrasah setempat.
Dukungan Pemerintah dan Tuan Rumah
Bapak Muhammad Nur Fauzan, S.Ag., M.Pd.I., yang hadir mewakili Kepala Kantor Kemenag Bondowoso, Bapak Moh. Ali Masyhur, S.Ag., M.H.I., menyampaikan apresiasi atas kontribusi PIAT. Pihaknya berharap pertemuan ini menghasilkan format pendidikan yang bermutu dan bermanfaat bagi umat. Sementara itu, Plt. Ketua Yayasan An-Nawawi, Ustaz Zain Muhammad Rajab, menyambut hangat para peserta dan berharap tema “Menuju Sekolah Holistik Berbasis Fitrah” dapat diimplementasikan secara nyata di setiap unit pendidikan.
Daftar Kehadiran Tokoh dan Pejabat Wilayah Pertemuan ini menjadi istimewa dengan kehadiran jajaran pimpinan daerah dan otoritas pendidikan, di antaranya:
- Staf Pimpinan Wilayah: Camat Wonosari, Bapak Sunhaji, S.Sos.; Danramil Wonosari, Kapten Inf. Sudiyono; dan Kapolsek Wonosari, Iptu Yudhi Sutristiono.
- Otoritas Pendidikan: Pengawas Madrasah, Bapak Lukman Hidayat, S.Sos., M.Pd., serta perwakilan Kantor Kemenag Bondowoso.
- Internal PIAT: Ketua Balitbangwas, Mudir PIAT Pusat, Mudir Cabang, Afiliasi, dan Binaan dari seluruh Indonesia.
- Pihak Yayasan: Pembina dan Ketua Yayasan An-Nawawi Bondowoso, serta Ketua Yayasan PIAT Tengaran.
Sesi pembukaan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ustaz Umar Zakin, S.H., memohon keberkahan dan kelancaran untuk seluruh rangkaian acara yang akan berlangsung hingga beberapa hari ke depan.

